49 Peserta Ikuti Bimtek dan Uji Kompetensi Perkoperasian Dekopinda Kabupaten Madiun

MADIUN – Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Madiun bersama Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Jawa Timur, Lembaga Pendidikan Perkoperasian (Lapenkop) Jawa Timur, dan Lapenkop Daerah Kabupaten Madiun menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Uji Kompetensi Perkoperasianselama dua hari, 17–18 September 2026, di Hotel Votel Kartika Abadi, Kota Madiun.

 

Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 49 peserta yang berasal dari unsur pengurus, pengawas, serta manajer koperasi. Pelaksanaan kegiatan mencakup beberapa skema kompetensi, yakni skema manajer baru, pengurus, pengawas, serta perpanjangan/RCC (Recognition of Current Competency) bagi pengurus, pengawas, dan manajer koperasi.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme sumber daya manusia (SDM) koperasi, khususnya bagi para pengelola koperasi yang memiliki peran penting dalam menjalankan tata kelola dan pelayanan kepada anggota.

 

Bimtek dilaksanakan dengan pendekatan berbasis kompetensi, dilanjutkan dengan pelaksanaan uji kompetensi yang bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Melalui kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai kompetensi yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya di koperasi. Bagi peserta yang memenuhi persyaratan dan dinyatakan kompeten, kegiatan ini juga memberikan sertifikasi kompetensi sesuai dengan skema yang diikuti.

 

Ketua Dekopinda Kabupaten Madiun, Sarwana, S.E., M.M., menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas SDM merupakan salah satu bagian penting dalam membangun koperasi yang profesional dan mampu memberikan pelayanan yang semakin baik kepada anggotanya.

“Koperasi tidak hanya membutuhkan kelembagaan yang kuat, tetapi juga SDM yang memiliki kompetensi. Melalui bimtek dan uji kompetensi ini, kami berharap pengurus, pengawas, dan manajer koperasi semakin memahami tugas serta tanggung jawabnya dan mampu menerapkannya dalam pengelolaan koperasi,” ujar Sarwana.

 

Sementara itu, kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut juga menjadi ruang bagi peserta untuk memperkuat pemahaman mengenai praktik pengelolaan koperasi berbasis kompetensi serta meningkatkan kredibilitas dan kinerja SDM koperasi.

Pelaksanaan Bimtek dan Uji Kompetensi ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Dekopinwil Jawa Timur, Dekopinda Kabupaten Madiun, Lapenkop Jawa Timur, dan Lapenkop Daerah Kabupaten Madiun dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia perkoperasian di Kabupaten Madiun.

 

Dengan semakin banyaknya pengurus, pengawas, dan manajer yang memiliki kompetensi sesuai bidangnya, diharapkan pengelolaan koperasi di Kabupaten Madiun dapat semakin profesional, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan anggota.

Bagikan ke:

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Author: Dekopinda