LAPENKOPDA – DEKOPINDA KABUPATEN MADIUN SIAP SAMBUT ERA DIGITAL

Madiun – Langkah baru ditorehkan Lembaga Pendidikan perkoperasian (LAPENKOP) Daerah Kab. Madiun bersama Dekopinda Kab. Madiun untuk kembali aktif menggelorakan Pendidikan perkoperasian sekaligus menyambut era digital dengan mengkampanyekan percepatan digitalisasi koperasi di Madiun. Spirit tersebut, mengemuka dalam Seminar Nasional bertajuk ‘Menghadapi Tantangan Masa Depan Koperasi melalui Digitalisasi Koperasi’. Yang diadakan oleh LAPENKOP – DEKOPINDA Kab. Madiun bersinergi DEKOPINWIL dan LAPENKOPWIL JATIM, Akademisi dari Akademi Manajemen Koperasi (AMKOP) Tantular dan Gerakan Koperasi di wilayah Madiun Raya pada tanggal 24 Maret 2022 di Kampus Akademi Manajemen Koperasi (AMKOP) Tantular Madiun.

Pada kegiatan yang berlangsung dengan semarak ini, spirit kebangkitan gerakan koperasi di era digital ini begitu terasa meskipun pandemi masih dirasakan dampaknya. Pandemi menuntut semua organisasi beradaptasi dengan baik tidak terkecuali koperasi, salah satunya harus mempercepat proses digitalisasi koperasi.

Dalam acara yang didukung dan dihadiri dari berbagai pihak baik dari unsur Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro, Akademisi, gerakan koperasi dari unsur Koperasi Unit Desa (KUD), Koperasi Simpan Pinjam (KSP/KSPPS), BMD Syariah, Koperasi Wanita, KPRI dan seterusnya.

R. Nugroho, M.M. selaku Sekretaris DEKOPINWIL Jawa Timur menegaskan bahwa banyak perubahan yang terjadi karena perubahan regulasi, pandemi termasuk disrupsi teknologi informasi, oleh karena itu jika koperasi tidak adaptif dengan merivitalisasi organisa dan bisnisnya maka koperasi akan tertinggal dan tidak bisa mendukung setiap anggotanya agar berkembang usahanya. Sementara itu, Ketua Dekopinda Kab. Madiun, Bapak Sarwana, S.E. dalam sambutannya mengajak audiens dari gerakan koperasi yang hadir untuk tetap konsisten dan memberikan semangat untuk terus menggerakkan koperasi sebagai gerakan ‘Saka Guru Perekonomian Indonesia. Salah satunya melalui digitalisasi, “Digitalisasi sesungguhnya tidak hanya untuk usaha, tetapi juga dapat meminimalisir praktek penguasaan koperasi oleh pribadi atau sekelompok tertentu dalam koperasi, digitalisasi akan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas koperasi.

Faishol Chusni, kepala LAPENKOPWIL Jatim dalam materinya menyatakan bahwa di Era Industri 4.0 dan Society 5.0, bila tidak memilik kemauan untuk berubah maka jangan berharap ada kemajuan bagi koperasi. Perubahan yang pertama ada merubah mindset gerakan koperasi untuk maju dan lebih digital, bagaimana mau maju jika hidup di era disrupsi tapi mindset masih seperti masa lalu. “di era ini dan kedepan bukan organisasi besar atau yang lama yang bisa maju, tetapi organisasi yang lincah menaklukkan keadaanlah yang punya modal besar untuk maju.” Tegas faishol.

Sebagai gerakan konkret adaptasi era digital, diperkenalkan upaya percepatan digitalisasi koperasi melalui sinergi kemitraan antara DEKOPINWIL JATIM dan NECTICO, yaitu sebuah Aplikasi yang mampu menjadi solusi bagi koperasi untuk memasuki era digital dengan mudah, cepat dan praktis. M. Lutfie perwakilan dari NECTICO menyampaikan bahwa koperasi dngan aplikasi ini mampu memberikan fasilitas kemudahan anggota dalam mengontrol partisipasi anggota di koperasi, memantau perkembangan koperasi dan membuka potensi bisnis baru koperasi. “Koperasi akan mempunyai laporan keuangan real time yang bisa di akses oleh anggota sebagai bentuk transparansi koperasi. Melakukan pinjaman dan pembelian online, bahkan dapat membuka bisnis retail koperasi melalui gadgetnya masing-masing. secara online baik pulsa maupun produk anggota. Anggota yang memiliki produk usaha bisa di memproses produknya melalui aplikasi dan melakukan proses jual-beli.

Program Seminar Nasional yang didukung penuh oleh KSPPS Tegal Ijo hanya kegiatan awal, LAPENKOP – DEKOPINDA Kab. Madiun akan menindaklanjuti dengan kegiatan-kegiatan tindak lanjut nyata di lapangan. LAPENKOP-DEKOPINDA Kab. Madiun siap akan menjadi jembatan ilmu yang bermanfaat bagi koperasi dan juga para pemuda untu bisa mengenal koperasi dan ruh koperasi yaitu, kegotong-royongan demi mencapai kesejahteraan bersama bagi seluruh Indonesia. (Eny/L)

Author: Dekopinda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *