Dewan Koperasi Indonesia Daerah Kabupaten Madiun baru-baru ini merilis laporan keuangannya untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022. Laporan tersebut mengungkapkan perkembangan keuangan organisasi tersebut selama tahun lalu.
Menurut laporan tersebut, saldo awal tahun sebelumnya adalah sebesar Rp. 25.562.800. Selama tahun tersebut, Dewan Koperasi Indonesia Daerah Kabupaten Madiun menerima sejumlah pemasukan. Iuran dari Forum Kopwan mencapai Rp. 19.080.000, sementara iuran dari Forum KSP sebesar Rp. 4.080.000. Iuran dari Forum KUD dan Forum KPRI masing-masing mencapai Rp. 2.040.000 dan Rp. 1.230.000. Selain itu, terdapat pula iuran dari koperasi lainnya sebesar Rp. 2.440.000. Total penerimaan selama periode tersebut mencapai Rp. 28.870.000, sehingga saldo kas akhir tahun menjadi Rp. 54.432.800.
Namun, Dewan Koperasi Indonesia Daerah Kabupaten Madiun juga mengalami sejumlah pengeluaran. Beberapa di antaranya termasuk biaya bimbingan teknis aplikasi akuntansi sebesar Rp. 2.120.000, biaya sekolah pemandu lapenkopda sebesar Rp. 2.000.000, dan biaya inventaris dan perawatan gedung sebesar Rp. 1.876.000. Selain itu, terdapat pula pengeluaran untuk rapat koordinasi internal, administrasi kantor, biaya lain-lain, dan transportasi rapat ke Dekopinwil. Total pengeluaran tersebut mencapai Rp. 14.189.000, sehingga saldo kas akhir tahun menjadi Rp. 40.243.800.
Dewan Koperasi Indonesia Daerah Kabupaten Madiun juga telah merencanakan penerimaan dan pengeluaran untuk tahun 2023. Rencana tersebut mencakup berbagai sumber penerimaan dan alokasi anggaran.
Rencana penerimaan Dewan Koperasi Indonesia Daerah Kabupaten Madiun tahun ini termasuk iuran anggota dari Forum KPRI, Forum Kopwan, Forum KUD, Forum KSP, dan koperasi lainnya. Rencana penerimaan total mencapai Rp. 33.840.000.
Sementara itu, rencana pengeluaran mencakup berbagai bidang, antara lain beaya fungsi fasilitasi, belanja perjalanan dinas, rapat rutin, rapat koordinasi di daerah, rapat insidentil, dan biaya pendidikan, pelatihan, dan sosialisasi. Beberapa di antaranya mencakup biaya sewa gedung, dekorasi, materi rapat, konsumsi, transportasi peserta, dan biaya perjalanan internal. Total rencana pengeluaran tersebut mencapai Rp. 12.700.000.
Dengan adanya perencanaan penerimaan dan pengeluaran yang matang, Dewan Koperasi Indonesia Daerah Kabupaten Madiun berharap dapat memperkuat keuangan dan meningkatkan kinerja organisasi selama tahun 2023.
Berikut kami sampaikan keadaan keuangan sampai dengan Desember 2022 dan Rencana Tahun 2023 ( Terlampir ).
Bagikan ke: